IBU ZAMAN NOW

img

Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam bersabda:

"Shaleh adalah yang apabila suaminya melihat maka ia istri menyenangkannya, dan apabilla ia memerintahkan, maka diapun mentaatinya, dan kalau suaminya pergi maka dia akan menjaga amanah."

Ketika Umar bin Khatab bertanya kepada Rasulullah Shallallahu‘alaihi wa sallam: “Wahai Rasulullah, harta apakah yang sebaiknya kita miliki?” Rasulullah menjawab:

"Salah seorang dari kalian memiliki hati yang bersyukur. Hendaklah senantiasa berdzikir dan istri mukminah yang akan menolongmu dalam perkara akhirat.” (HR. Ibnu Majah)

 

Nasehat Penting untuk wahai para Istri :

1. Perhatian dalam mendidik anak, dengan pendidikan islami

Seorang penyair Hafidz Ibrahim berkata :

Ibu adalah sekolah, jika kau siapkan ia dengan baik, Maka kau telah menyiapkan generasi harapan.
Ibu adalah taman, jika kau tata dan rawat, Maka ia akan menjadi indah menghijau hamparan.
Ibu adalah guru para pendidik ulung yang pengaruhnya menyebar di segala penjuru dunia peradaban. (Hafizh Ibrahim)

Oleh karenanya carilah ibu yang sayang terhadap anaknya, peduli terhadap pendidikan anaknya, yang tidak suka melaknat dan mencaci maki. Dan memang benar doa ibu, terjadilah apa yang terjadi. Karena doa orang tua kepada anaknya bagai doa Nabi kepada Umatnya. Meskipun belum sesukses orang-orang besar, minimal apa yang kita cita-citakan banyak yang tercapai. Semoga saja ibu kita semua dikaruniai panjang umur sehat walafiat.

2. Perhatian dan peduli dalam melayani suami dengan keikhlasan.

3. Peduli terhadap urusan rumah.

4. Menyiapkan masakan dan makanan sehari-hari.

5. Sederhana dalam menggunakan air.

6. Tidak muluk-muluk dalam menuntut suami.

7. Tidak sering-sering ke pasar dan warung-warung, apalagi ke mall.

8. Pandai mengelola keuangan dan tidak boros dalam menasorrufkannya.

9. Tidak menyia-nyiakan waktu, dengan berbincang-bincang dan obrolan yang tidak membawa kemanfaatan.

10. Menjauhi ghibah yang sering kali dilakukan wanita dalam sebuah perkumpulan.

11. Tidak membanggakan diri dalam urusan pakaian.

12. Diam dirumah dan tidak sering keluar kecuali karena kebutuhan mendesak.

13. Menjaga wirid yaumiah (harian), membaca rotib dan memperbanyak dzikir meskipun sedang dalam memasak karena untuk menjaga waktu.

14. Terus belajar, dan juga memberikan pengajaran.

15. Tidak sering-sering melihat televisi, bermain internet dan medsos karena akan membuang-buang waktu. Hal yang penting akan malah menjadi terbengkalai.

 

Dan adapun anda yang mendapatkan istri yang suka marah-marah, maka tetaplah bersabar. Banyak keutaman tentang bersabar atas perilaku jelek istri.

Diantaranya adalah;

Ada seseorang bermaksud menghadap Umar Bin Khattab hendak mengadukan perihal perangai buruk istrinya. Sampai di rumah Sayyidina Umar RA orang itu menantinya di depan pintu.

Pada saat itu ia mendengar istri Umar mengomeli dirinya, sementara Umar sendiri hanya berdiam diri saja tanpa bereaksi. Orang itu bermaksud balik kembali sambil melangkahkan kaki seraya bergumam: ” kalau keadaan Amirul Mukminin saja begitu apalagi cuma diriku.”

Bersamaan itu Umar keluar, ketika melihat orang itu hendak kembali. Umar RA memanggilnya dan bertanya: “Ada yang bisa dibantu ?” Ia menjawab : “Wahai Amirul Mukminin kedatanganku ini sebenarnya hendah mengadukan perihal istriku, lantaran suka memarahiku. Tetapi begitu mendengar istrimu berbuat serupa dengan istriku, maka aku bermaksud kembali.”

Dalam hati aku berkata; kalau keadaan amirul mukminin saja diperlakukan istrinya seperti ini, bagaimana halnya dengan diriku.

Umar berkata kepadanya: “Saudara, sesungguhnya aku rela menanggung perlakuan seperti itu dari istriku, karena beberapa sebab. Istriku bertindak sebagai juru masak makananku, mencucikan pakaian, menyusui anak-anak, mengurusi segala yang ada dirumah, padahal itu bukan kewajibannya. Aku cukup tentram tidak melakukan perkara haram lantaran pelayanan istriku. Karena itu aku menerimanya sekalipun dimarahi”

Didalam kitab Uqudul Lujain karangan Imam Nawawi al Bantani diterangkan.

Rasulullah SAW bersabda :

“Barang siapa bersabar atas keburukan kelakuan istrinya maka Allah SWT akan memberi pahala kepadanya seperti pahala yang pernah diberikan Allah SWT kepada Nabi Ayyub AS atas cobaan yang diterimanya."



SOCIAL SHARE :

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah