MISI VISI KEHIDUPAN

img

Bukankah hidup kita di dunia hanya sebentar saja ?

Oleh : Fahmi Irhamsyah

Setiap kita yang pernah berorganisasi dan bekerja di sebuah instansi tentu memahami visi lembaga kita masing-masing.  Visi ini dibentuk agar jelas target lembaga dan indikator keberhasilannya. Karenanya tiap visi akan membutuhkan misi berupa langkah-langkah strategis untuk mencapai visi dan diturunkan kembali dalam bentuk program kerja yang terukur dan senantiasa dievaluasi keberhasilannya.

Mari menganalogikan tentang visi hidup kita sejenak. Dalam rangka ulang Tahun DKI Jakarta, sang Gubernur ibu kota mengumumkan bahwa akan diadakan lomba balap lari dengan hadiah utama sebesar 100 Juta Rupiah. Menurut Ayah Bunda apakah akan banyak peserta yang mengikuti lomba balap lari tersebut? Tentu banyak!. Hadirlah ribuan orang berduyun-duyun bersiap mengikuti lomba balap lari, setelah semua peserta berada pada posisi siap, sang juri berkata “Hadirin semua hitungan ketiga silahkan berlari, finishnya terserah anda”.

Menurut Ayah Bunda apa yang akan terjadi dengan perlombaan tersebut? Kacau, gagal total dan sangat berpotensi rusuh. Mengapa? Karena setiap peserta tidak mengetahui finish yang jelas sebagai letak pembeda pemenang dan pecundang. Tidak ada garis yang jelas sebagai pembeda Winner dan Looser. Begitu pentingnya visi dalam kehidupan kita dan Islam mengajarkan kita memiliki visi yang teramat tinggi. Jika para motivator pada umumnya hanya mengajak untuk memiliki visi jangka pendek mengenai kehidupan kita 10 tahun lagi, 20 tahun lagi atau kehidupan masa tua kita. Maka Islam mengajak kita semua untuk berfikir tentang visi kehidupan kita di akhirat kelak.

Seandainya Dunia begitu berharga maka akan kita temukan ayat ataupun hadist yang memuja tentang kehidupan dunia, namun sama sekali tidak ada satupun ayat maupun hadist yang memuja tentang dunia. Sebaliknya Allah begitu mengecilkan kehidupan dunia. Bahkan apabila kita mau merenungkan ternyata jika ditotal dengan waktu akhirat, kehidupan kita sesungguhnya hanya 1,5 jam dari sudut pandang waktu akhirat.

Allah berfirman dalam surat Al Mu’minun Ayat 114 :


 

114. "Kamu tidak tinggal (di bumi) melainkan sebentar saja, kalau kamu sesungguhnya mengetahui.


 

Berapa hari waktu di dunia apabila dibandingkan dengan waktu Akhirat? Simak Firman Allah dalam Surat Al Hajj ayat 47:

 

 

47. Dan mereka meminta kepadamu agar azab itu disegerakan, padahal Allah sekali-kali tidak akan menyalahi janji-Nya. Sesungguhnya sehari disisi Tuhanmu adalah seperti seribu tahun menurut perhitunganmu

Mari kita berhitung sejenak, apabila :

1 hari Akhirat  = 1000 tahun dunia, maka

24 Jam Akhirat = 1000 tahun Dunia.

Sepakat? Mari kita lanjutkan!

3 Jam Akhirat = 125 tahun dunia

1,5 akhirat = 62,5 tahun dunia.

Apabila seorang manusia abad 21 ini rata-rata berusia 60-70 tahun, maka sesungguhnya waktu tersebut sama dengan 1,5 Jam disisi Allah. Inilah mengapa Allah mengganggap dunia rendah! Namun mengapa visi yang rendah ini menjadi visi utama kehidupan kita pada umumnya? (Bersambung).........

 



SOCIAL SHARE :

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah

watawa saubil haq, watawa saubil marhamah

img

Pondok Pesantren Putri - IGBS Darul Marhamah